Elux Space · Part-time Project Scope

PM Pairing Partner untuk Zulfa

Project part-time untuk Alya: nemenin Zulfa, Junior PM baru Elux, selama kurang lebih 1 bulan sebagai teman diskusi dan sumber use case dari pengalaman nyata jadi PM di Elux.

PartnerAlyaPM Elux Space, 2022 – Apr 2025
MenteeZulfaJunior PM, join 7 Sep 2026
Durasi± 1 bulanTanggal menyusul
TipePart-timeDi luar jam kantor + Slack

Kenapa project ini ada

Zulfa udah punya fundamental PM yang bagus. Yang dia butuhin sekarang bukan materi tambahan, tapi dua hal: teman pairing dan exposure ke banyak use case nyata.

Dua-duanya Alya punya:

3+ tahun jadi PM EluxPegang project dan klien Elux dari 2022 sampai April 2025. Use case-nya banyak dan konteksnya sama persis.
Background InformatikaLulusan Polinema. Paham sisi teknis project dari dalam, jadi bisa jembatanin tim dev, designer, dan klien.
TatagKarakter "bonek" yang bikin Alya tatag sebagai PM. Ini yang paling susah diajarin lewat materi, harus ditularin langsung.

Dalam ± 1 bulan, Zulfa punya partner buat diskusi dan dapat banyak use case dari pengalaman nyata Alya sebagai PM di Elux Space, supaya Zulfa lebih cepat pede dan tatag pegang project sendiri.

Yang dikerjain Alya

A

Pairing di project yang lagi jalan

Zulfa tetap pegang project-nya. Alya jadi teman mikir di sebelahnya.

  • Review situasi project Zulfa. Zulfa cerita kondisi project yang lagi dia pegang, Alya bantu lihat risiko dan hal yang kelewat.
  • Sparring sebelum keputusan penting. Soal prioritas, perubahan scope, timeline mundur, atau kapan harus eskalasi ke Arya.
  • Review draft komunikasi. Zulfa bisa minta pendapat soal draft pesan ke klien atau tim sebelum dikirim: tone-nya pas nggak sama lawan bicaranya.
  • Debrief setelah kejadian. Habis meeting klien yang alot, revisi besar, atau miskomunikasi di tim: bedah bareng apa yang terjadi dan next step-nya.
B

Share use case lewat diskusi

Formatnya ngobrol, bukan presentasi. Topik lengkapnya ada di bagian Topik use case.

  • Cerita kasus nyata. Apa situasinya, apa yang Alya lakukan, hasilnya gimana, dan kalau diulang apa yang bakal dia ubah.
  • Kaitkan ke kasus Zulfa. Kalau situasi Zulfa mirip kasus lama, Alya kasih konteks pembandingnya.
C

Jembatan teknis

Manfaatin background Informatika Alya.

  • Bantu Zulfa paham sisi teknis. Waktu ada istilah atau kendala dari tim dev yang Zulfa belum nangkep.
  • Nerjemahin teknis ke bahasa klien. Gimana jelasin kendala teknis, estimasi, atau perubahan ke klien tanpa bikin panik.
D

Mental "tatag"

Sisi yang nggak ada di SOP.

  • Ambil keputusan waktu info belum lengkap. Cara Alya dulu maju duluan dan tetap tanggung jawab sama hasilnya.
  • Ngadepin tekanan. Klien yang menekan, deadline mepet, atau tim yang lagi nggak kondusif.
  • Berani bilang "nggak" atau "belum". Ke klien maupun ke tim, dengan cara yang tetap menghargai.
E

Kebiasaan kerja PM Elux

Diskusi seputar standar yang dipakai buat ngukur PM di Elux.

  • Daily update & daily report. Cara Alya dulu jaga ritme update biar konsisten.
  • Transparan di channel, bukan japri. Kenapa ini penting dan gimana biasainnya.
  • Copywriting sesuai lawan bicara. Beda cara ngomong ke klien, ke designer, ke dev, dan ke Arya.
  • Prioritas, delegasi, eskalasi. Kapan dikerjain sendiri, kapan dilempar ke tim, kapan naik ke Arya.
F

Penutup

  • Catatan singkat ke Arya di akhir periode. Lewat chat atau call: area mana yang Zulfa udah kuat dan mana yang masih perlu dikawal.

Bahan diskusi

Ini daftar awal. Urutan dan fokusnya ngikutin apa yang lagi Zulfa hadapin di project.

Klien susahKlien yang sering berubah pikiran, lambat respon, atau nggak jelas maunya.
Scope creepRequest tambahan di tengah jalan: kapan diterima, kapan ditahan, gimana ngomongnya.
Revisi berulangCara ngunci feedback dan batas revisi tanpa ngerusak hubungan.
Timeline mundurNgabarin keterlambatan ke klien dan nyusun ulang rencana.
Project development besarPengalaman pegang project web + mobile skala besar, termasuk Kendali: apa yang berat dan apa pelajarannya.
Koordinasi designer & devHandoff, beda persepsi, dan jaga kualitas output.
Tim lagi nggak kondusifAnggota tim burnout, telat, atau komunikasinya kurang.
Eskalasi ke AryaKasus yang harus naik, kasus yang cukup diberesin sendiri, dan cara nyampeinnya.

Yang nggak termasuk

Di luar jam kantor Sesi diskusi & pairing
  • Call atau chat, waktunya disepakati Alya dan Zulfa
  • Buat bahasan yang butuh ngobrol panjang: debrief, use case, strategi
Saat jam kantor Respon via Slack
  • Buat pertanyaan cepat dan review draft singkat
  • Dibalas asinkron, sempetnya Alya

Diskusi di Slack pakai channel atau thread, bukan DM, sesuai kebiasaan Elux: transparan di channel.

Gambaran per minggu

Panduan kasar, bukan target. Boleh geser ngikutin kondisi project.

Minggu 1Kenalan konteksZulfa cerita project yang dia pegang dan tantangan awalnya. Alya cerita gambaran pengalaman PM di Elux.
Minggu 2Pairing di kasus nyataFokus ke situasi yang lagi jalan di project Zulfa, sambil diselipin use case yang relevan.
Minggu 3PerdalamKasus yang lebih berat: klien susah, scope creep, eskalasi, jembatan teknis.
Minggu 4Mandiri & penutupZulfa lebih banyak ambil keputusan sendiri, Alya jadi second opinion. Tutup dengan catatan singkat ke Arya.
SiapaTanggung jawab
Alya
  • Jadi teman diskusi dan pairing Zulfa
  • Share use case dari pengalaman sebagai PM Elux
  • Bantu jembatanin sisi teknis
  • Respon Slack saat jam kantor
  • Kasih catatan singkat ke Arya di akhir periode
Zulfa
  • Bawa situasi dan pertanyaan dari project
  • Atur jadwal sesi bareng Alya
  • Nyatet dan mendokumentasikan hasil diskusi dan use case
  • Tetap pegang eksekusi dan keputusan di project-nya
Arya
  • Owner project ini
  • Tempat eskalasi untuk keputusan project
  • Siapin akses yang Alya butuhkan
TBDPeriode — tanggal mulai dan selesai
TBDFrekuensi sesi — disepakati Alya dan Zulfa
TBDAkses Slack untuk Alya — channel yang dipakai
TerpisahFee — dibahas langsung, di luar dokumen ini

Elux Space · Prepared by Arya Pradana · September 2026